Selasa, 21 Juni 2011
Rabu, 04 Mei 2011
Tips dan Trik Menghadapi Ujian Nasional
Menjelang Ujian Nasional, tentu segala hal sudah dipersiapkan dengan matang. Dalam artian dipersiapkan dengan matang bukan harus dikukus atau dibakar agar matang dan masaka (sedikit intermeso).
Berbagai kegiatan dalam rangka pesiapan ujian nasional sudah banyak dilakukan oleh pihak sekolah, maupun siswa sebagai peserta yang akan bertarung dalam kegiatan tersebut. Mulai dari ujian sekolah,ujian praktek, ujian teori, dan yang paling berat adalah ujian mental.
Berikut mencoba tips dan trik sukses melakukan ujian nasional (Berdasarkan pengalaman selama sekolah)
- Mempersiapkan materi pelajaran dari jauh waktu. Salah jika pada saat ujian belajar dengan mati-matian sampai kurang tidur. Laksanakan ujian dengan badan yang fit, hindari belajar sampai larut malam, atau bahkan pagi untuk belajar mata pelajaran yang akan diujikan esok harinya. Yang tepat adalah mempersiapkan dari awal, sehingga pada hari H lebih tenang dan fresh.
- Memilih waktu yang tepat untuk belajar. Waktu yang tepat belajar sangat penting. Kapan belajar itu yang mudah diserap, sehingga apa yang dibaca menjadi ilmu yang kuat melekat dalam otak. waktu yang sangat baik adalah menjelang subuh. Sore selepas sholat isyak istirahat yang nyaman, sekitar jam 3 bangun, ambil wudhu, sholat sunnat walau dua rakaat, baru belajar. Insya Allah akan lebih mudah dicerna apa yang dipelari.
Ada sebuah ungkapan
Banyak Belajar, Banyak Lupa.Sedikit Belajar, Sedikit LupaTidak Belajar, Tidak Lupa
Untuk mengurangi tingkat kelupaan, pada hari H Ujian Nasional, hindari belajar yang berat, belajar yang ringan-ringan saja, agar tidak terlalu banyak yang dilupakan apa yang telah dipelajari sebelumnya.
Dua tips diatas adalah tips ikhtiar. Yang terpenting adalah tips dan trik berikut ini
- Berdoa dan pasrah kepada Allah. Manusia sepandai apapun tidak memiliki kekuatan sama sekali. Apa yang dapat orang pintar lakukan, jika pada waktu ujian Allah mengehendaki mereka merasakan kantuk yang luar biasa, atau pada hari pelaksanaan Ujian Nasional harus pusing dan tidak dapat mengikuti Ujian Nasional. Berdoa bukan malam hari saja, sebelum masuk ruang, sebelum mengerjakan, biasakan memulai dengan doa. Insya Allah apa yang tidak diketahui akan dibukan oleh Allah
- Mohon dukungan doa dari kedua orang tua. Jika kedua orang tua masih ada, mintalah doa dari mereka. Sudah dijelaskan dalam pelajaran agama, bahwa kerelaan orang tua adalah rela Allah, dengan memohon kerelaan kedua orang tua, semoga Allah ridho sehingga Ujian Nasional dapat dilaksanakan dengan baik dan hasil yang maksimal. Mintalah ridho kedua orang tua sebelum berangkat menuntut ilmu, sebelum melaksaakan ujian.
Nah ini tips ringan dan sederhana yang harus dilakukan sebelum pelaksanaan Ujian Nasional, dan pada Pelaksanaan Ujian Nasional.
Dengan tips dan trik tersebut, tidak perlu repot membuat contekan, tidak perlu repot tolah toleh mencari contekan. Segalanya akan berjalan lancara, alat tulis akan bergerak otomatis. Insya Allah
SELAMAT MENEMPUH UJIAN NASIONAL
SUKSES SELALU
Rabu, 30 Maret 2011
mengapa harus belajar?
sungguh, saat ini jika segelintir orang yang peduli di negeri ini mempunyai kekuatan yang luar biasa, yang mereka ingin lakukan adalah mengubah mindset atau cara berpikir masyarakat kita (terutama generasi muda) yang terlanjur mengakar negative tentang pemahaman hidup, kehidupan, belajar, dan pembelajar. sebenarnya, tak ada yang salah dengan negeri ini jika cara berpikir setiap masyarakatnya positive. tak akan ada keluhan tentang betapa terlalu banyaknya jumlah penduduk di negeri ini. jika cara berpikir positive telah tertanam dalam benak setiap masyarakat, jumlah penduduk yang luar biasa banyaknya di negeri ini justru akan menjadi aset yang benar-benar prospektif.
hal pertama yang harus diubah adalah pemahaman tentang hidup dan kehidupan. salah kaprah jika ada yang mengatakan bahwa hidup yang baik adalah yang enak, tak ada masalah, dan kaya harta. tak ada satu orang pun di dunia ini yang bisa hidup seperti itu, perlu dicatat. justru inti dari hidup itu sendiri adalah menghadapi masalah, memecahkannya, lalu menghadapi masalah lagi, dan memecahkannya lagi, terus menerus seperti itu hingga tiba waktunya kehidupan kita diputus, dan menuai hasil dari ‘pemecahan-pemecahan masalah’ selama kita hidup. dan agar suatu masalah dapat kita pecahkan, kita membutuhkan ilmu. ilmu hanya bisa didapatkan dengan menuntutnya, dengan belajar. jadi, selama hidup kita dituntut untuk menjadi manusia pembelajar, manusia yang dapat belajar dari setiap masalah yang menimpanya, dan peka terhadap apa ‘tanda-tanda’ alam di sekitarnya. kita bisa hidup sampai saat ini pun karena kemampuan kita belajar dalam memecahkan masalah hingga saat ini. hargailah, tapi jangan lupa, di masa depan masalah akan semakin berat, dan menuntut ilmu dan pembelajaran yang lebih.
jadi, belajar tak semata-mata datang ke sekolah, duduk di kelas, dan memperhatikan guru mengajar. itu hanya salah satu cara belajar. banyak cara belajar yang lain, bahkan tanpa duduk di bangku sekolah. dan dapat disimpulkan, salah satu esensi dari hidup adalah belajar.
kadang, kita (termasuk saya juga) sudah mengerti esensi dari suatu kegiatan, sudah mengerti tata cara untuk melakukan kegiatan tersebut, tapi motivasi yang kurang (dan rasa malas) mengandaskan segalanya. ada satu cara yang cukup efektif untuk menanggulangi, yaitu dengan menacari sebanyak-banyaknya alasan mengapa kita harus melakukan kegiatan tersebut. sehingga, saat motivasi kita melemah dan memikirkan betapa banyak alasan yang membuat kita merugi jika meninggalkan kegiatan tersebut, motivasi akan sedikit meningkat dan pada akhirnya, konsistensi kita dalam melakukan kegiatan tersebut terwujud.
dan berikut ini, beberapa alasan mengapa saya harus belajar, yang membuat motivasi saya untuk menjadi murid kehidupan agak terdongkrak.
saya belajar untuk hidup. tak ada gunanya hidup tanpa menjadi pembelajar. sia-sia. karena sudah harfiahnya saya sebagai manusia diciptakan untuk belajar lalu memecahkan masalah. untuk menjadi khalifah (pemimpin) di dunia. jika tidak untuk kelompoknya, maka dia memimpin untuk dirinya sendiri.
saya belajar untuk bertahan hidup. tanpa menjadi pembelajar, saya takkan bisa survivemenjalani hidup ini. dalam konteks ini, saya membutuhkan keberlangsungan hidup saya.
saya ingin menjadi lebih baik dari sebelumnya, ingin kedua orangtua saya melihat saya dengan bangga ketika saya berhasil menaklukan tebing-tebing kehidupan sebagai satu-satunya cara berterimakasih pada mereka. karena orangtua tak butuh uang yang saya hasilkan setelah bekerja dan mapan, tapi mereka hanya ingin jerih payah mereka mendidik saya begitu susah terbayar saat saya berhasil menaklukan hidup.
saya ingin merasa nikmat dan bahagia dengan hidup saya sendiri. dengan belajar demi kehidupan, setiap proses dapat saya nikmati sebagai tahap menuju suatu kebahagiaan, semacam menabung bahagia dalam tiap tahap pembelajaran.
saya ingin orang lain mengakui kemampuan saya dalam memecahkan masalah dan menaklukan tebing kehidupan. bukan berarti sombong, tetapi hanya ingin dihargai karena saya dapat memecahkan masalah.
saya ingin berbuat baik dengan menerapkan ilmu saya dalam mengatasi masalah orang lain. karena mungkin orang lain punya solusi dan ilmu untuk memecahkan masalah saya. untuk itulah kita diciptakan untuk berbagi, untuk saling membantu memecahkan masalah dalam kehidupan dengan berbagi ilmu.
saya ingin meraih kepuasan saat saya berhasil membuka rahasia-rahasia dunia yang saya yakin pasti masih banyak bertebaran dan belum terungkap.
dan masih banyak lagi yang mendasari saya untuk belajar. dan akan saya tambahkan nanti, ketika saya sadar, masih terlalu banyak hal yang mendasari saya untuk belajar. mari kita berbagi motivasi, agar kita bisa menjadi lebih baik. saya tunggu.
saat saya sedih, saya belajar untuk menjadi gembira. dan saat saya gembira, saya belajar untuk menjaga kegembiraan tersebut.Selasa, 15 Maret 2011
1. Pengkuadratan Angka Berakhiran Lima
langkah-langkahnya :
a) Kalikan angka sebelum angka lima dengan angka urutan selanjutnya.
b) Tuliskan angka 25 di belakang angka hasil dari a)
contoh :
i. 652 = ?
a) 6 x 7 = 42
b) hasil : 4225
ii. 1052 = ?
a) 10 x 11 = 110
b) hasil : 11025
2. Pengkuadratan Dua Angka Bilangan yang dimulai dengan Lima
langkah-langkahnya :
a) Tambahkan bilangan 25 dengan bilangan satuannya.
b) Kuadratkan bilangan satuannya.
(khusus untuk angka satuan 1, 2, dan 3, hasil kuadratnya dituliskan 01, 04, dan
09)
c) Hasil akhir adalah gabungan a) dan b)
contoh :
i. 512 = ?
a) 25 + 1 = 26
b) 12 = 01
c) hasil : 2601
ii. 592 = ?
a) 25 + 9 = 34
b) 92 = 81
c) hasil : 3481
3. Pengkuadratan Dua Angka Bilangan yang diakhiri angka Satu
langkah-langkahnya :
a) Kuadratkan angka bulatnya.
b) Jumlahkan angka tersebut dengan angka bulatnya.
c) Hasil akhirnya adalah jumlah dari a) dan b)
contoh :
i. 612 = ?
a) 602 = 3600
b) 61 + 60 = 121
c) hasil : 3600 + 121 =3721
ii. 212 = ?
a) 202 = 400
b) 21 + 20 = 41
c) hasil : 400 + 41 = 441
4. Perkalian Satu Angka dengan 11 (11; 110; 1,1 dan seterusnya
langkah-langkahnya :
a) Tuliskan angkanya.
b) Sisipkan angka dari jumlah dua angka tersebut. Hati-hati bila hasil penjumlahannya lebih dari 9, angka puluhannya dijumlahkan dengan angka pertama.
contoh :
i. 24 x 11 = ?
a) 2 ? 4
b) 2 + 4 = 6 -->> Hasilnya : 264
ii. 67 x 11 = ?
a) 6 ? 7
b) 6 + 7 = 13 -->> 6 + 1 = 7 -->> Hasilnya : 737
5. Perkalian Satu Angka atau Dua Angka dengan 99 (0,99; 9,9; 990 dst.)
langkah-langkahnya :
a) Kurangi bilangan tersebut dengan angka 1.
b) Kurangi bilangan 100 dengan bilangan tersebut.
c) Hasil akhirnya adalah gabungan dari a) dan b)
contoh :
15 x 99 = ?
a) 15 - 1 = 14
b) 100 - 15 = 85
c) hasilnya : 1485
6. Perkalian Bilangan Genap dengan 1,5; 2,5; 3,5 dst.
langkah-langkahnya :
a) Kalikan bilangan pengali dengan 2.
b) Bilangan yang dikalikan dibagi dengan angka 2.
c) Hasil akhirnya adalah perkalian a) dan b)
contoh :
16 x 4,5 = ?
a) 4,5 x 2 = 9
b) 16 : 2 = 8
c) hasilnya : 9 x 8 = 72
7. Perkalian Satu atau Dua Angka dengan 101 (1,01; 10,1 dst)
langkah-langkahnya :
a) Tuliskan angkanya dua kali.
b) Sisipkan nol atau koma.
contoh :
i. 27 x 101 = ?
a) 2727
ii. 4 x 101 = ?
a) 44
b) hasilnya : 404
8. Perkalian Dua Bilangan yang Nilainya Berselisih Dua
langkah-langkahnya :
a) Kuadratkan bilangan di antaranya.
b) Hasilnya : a) -1.
contoh :
i. 11 x 13 = ?
a) 122 = 144
b) Hasilnya : 144 - 1 = 143
9. Perkalian Dua Bilangan dengan Hubungan Khusus : Bilangan puluhannya bernilai sama dan jumlah bilangan satuannya adalah 10
langkah-langkahnya :
a) Kalikan bilangan puluhan dengan bilangan berikutnya.
b) Kalikan masing-masing bilangan satuannya.
c) Hasilnya adalah gabungan dari a) dan b).
contoh :
i. 16 x 14 = ?
a) 1 x 2 = 2
b) 6 x 4 = 24
c) Hasilnya : 224
ii. 28 x 22 = ?
a) 2 x 3 = 6
b) 8 x 2 = 16
c) Hasilnya : 616
Referensi : Epsilon (Himatika UNY) edisi 21/th.XIX/Okt.2007
Jumat, 14 Januari 2011
Albasyariyah /Al-Basyariyah: 10 jurus cepat Hitung Matematika
Berikut ini 10 tips jurus cepat menghitung matematika yang perlu kalian ketahui.
Belajar matematika sangat mengasyikkan bila tahu cara penyelesaiannya. Persoalan matematika biasanya diselesaikan
dengan cara-cara yang pasti/baku, atau dengan trik-trik yang dapat mempermudah perhitungan pada umumnya. Bila
Anda ingin makin mahir dalam bidang matematika, hendaknya sering melatih diri dengan menyelesaikan persoalan
matematika sebanyak mungkin.
Di bawah ini ada sepuluh trik penyelesaian soal matematika dengan cepat antara lain :
1. Pengkuadratan angka berakhiran lima.
Cara : a. Kalikan angka sebelum angka lima dengan angka urutan selanjutnya. b. Tuliskan angka 25 di belakang angka
hasil dari a.
Contoh : * (65)2 = ? a. 6 X 7 = 42 b. 4225 * (105)2 = ? a. 10 X 11 = 110 b. 11025
2. Pengkuadratan dua angka bilangan yang dimulai dengan lima.
Cara : a. Tambahkan bilangan 25 dengan bilangan satuannya. b. Kuadratkan bilangan satuannya; khusus untuk angka
satuan 1, 2 dan 3, hasil kuadratnya dituliskan 01, 04 dan 09. c. Hasil akhir adalah gabungan a dan b.
Contoh : * (51)2 = ? a. 25 + 1 = 26 b. (1)2 = 01 c. Hasilnya : 2601 * (59)2 = ? a. 25 + 9 = 34 b. (9)2 = 81 c. Hasilnya :
3481
3. Pengkuadratan dua angka bilangan yang diakhiri angka satu. Cara : a. Kuadratkan angka bulatnya. b. Jumlahkan
angka tersebut dengan angka
Contoh : * (21)2 = ? a. (20)2 = 400 b. 21 + 20 = 41 c. Hasilnya : 400 + 41 = 441 * (61)2 = ? a. (60)2 = 3600 b. 61 + 60 =
121 c. Hasilnya : 3600 + 121 = 3721
4. Perkalian satu angka dengan 11 (11, 110, 1,1 dan seterusnya).
Cara : a. Tuliskan angkanya. b. Sisipkan angka dari jumlah dua angka tersebut. Hati-hati bila hasil penjumlahannya lebih
dari 9, angka puluhannya dijumlahkan ke angka pertama.
Contoh : * 24 X 11 = ? a. 2 ? 4 b. 2 + 4 = 6 --> Hasilnya 264 * 67 X 11 = ? a. 6 ? 7 b. 6 + 7 = 13 --> 9 6 + 1 = 7 -->
Hasilnya 737
5. Perkalian satu angka atau dua angka dengan 99 (0,99; 9,9; 990 dst)
Cara : a. Kurangi bilangan tersebut dengan angka 1. b. Kurangi bilangan 100 dengan bilangan tersebut. c. Hasilnya
adalah gabungan a dan b.
Contoh : 15 X 99 = ? a. 15 - 1 = 14 b. 100 - 15 = 85 c. Hasilnya : 1485
6. Perkalian bilangan genap dengan 1,5; 2,5; 3,5 dst.
Cara : a. Kalikan bilangan pengali dengan 2. b. Bilangan yang dikali dibagi angka 2. c. Hasilnya adalah perkalian a dan
b.
Contoh : 16 X 4,5 = ? a. 4,5 X 2 = 9 b. 16 : 2 = 8 c. Hasilnya : 9 X 8 = 72
7. Perkalian satu atau dua angka dengan 101 (1,01; 10,1; 10,10 dst.)
Cara : a. Tuliskan angkanya dua kali. b. Sisipkan nol atau koma.
Contoh : * 27 X 101 = ? a. 2727 * 4 X 101 = ? a. 44 b. Hasilnya : 404
8. Perkalian dua bilangan yang nilainya berselisih dua.
Cara : a. Kuadratkan bilangan diantaranya. b. Hasilnya : a - 1.
Contoh : 11 X 13 = ? a. (12)2 = 144 b. 144 - 1 = 143
9. Perkalian dua bilangan dengan hubungan khusus : bilangan puluhannya bernilai sama dan jumlah bilangan satuannya
adalah 10.
Cara : a. Kalikan bilangan puluhan dengan bilangan berikutnya. b. Kalikan masing-masing bilangan satuannya. c.
Hasilnya adalah gabungan a dan b.
Contoh : * 16 X 14 = ? a. 1 X 2 = 2 b. 6 X 4 = 24 c. Hasilnya : 224 * 28 X 22 = ? a. 2 X 3 = 6 b. 8 X 2 = 16 c. Hasilnya :
616
10. Mengecek kebenaran hasil perkalian dan pembagian.
Cara : a. Jumlahkan setiap angka baik pengali maupun yang dikali. b. Hasil penjumlahan kemudian dikalikan. c.
Jumlahkan angka perkiraan hasil. d. Bila b = c maka hasilnya benar.
Contoh : * 31 X 11 = 341 ? a. 31 = 3 + 1 = 4 11 = 1 + 1 = 2 b. 4 X 2 = 8 c. 341 = 3 + 4 + 1 = 8 d. b = c --> benar. * 988 :
13 = 76 ? 76 X 13 = 988 a. 76 = 7 + 6 = 13 = 1 + 3 = 4 13 = 1 + 3 = 4 b. 4 X 4 = 16 = 1 + 6 = 7 c. 988 = 9 + 8 + 8 = 25 = 2
+ 5 = 7 d. b = c --> benar.
Sumber : http://trikmatika.blogspot.com/2009/11/albasyariyah-al-basyariyah-10-jurus.html